Kisah Bang Ali dan Perjudian di Jakarta

Kisah Bang Ali dan Perjudian di Jakarta

Kisah Bang Ali dan Perjudian di Jakarta

Kisah Bang Ali dan Perjudian di Jakarta – Sekarang kejayaan dari Copacobana Casino sudah hampir tak bersisa lagi. Gedungnya yang terletak persis di sebelah kiri Hotel Mercure, di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, tampak tak terawat lagi. Meskipun pernah dijadikan tempat karaoke dan spa, namun hasilnya tidak berhasil baik. Padahal dulunya tempat ini menjadi tempat perjudian termegah di jakarta bagi kalangan orang berduit pada waktu itu.

Pada masa kejayaannya, lantai dua gedung itu menyediakan lantai khusus untuk mengadu peruntungan lewat permainan kenonya. Kuris itu pun sudah ditempeli asbak demi para permain untuk merokok ketika sedang bermain kenno. Bagi pengunjung berkantong lebih tebal akan disediakan ruang VIP atau Royal Room. Sekurang-kurangnya tiga penjaga akan memeriksa pengunjung jika ingin memasuki ruang VIP ini. Namun hanya mereka yang sudah dikenal sebagai penjudi besar saja yang nantinya diperkenankan melewati penjaga situs slot gacor hari ini.

Pada mulanya, Presiden Soekarno melantik Ali Sadikin untuk menggantikan Gabenor Soemarno Sosroatmodjo yang jabatannya telah berakhir. Dan visi utama bagi gubernur baru adalah pembangunan. Dia menerjemahkan visi Soekarno untuk menjadikan Jakarta sebagai kota metropolitan. Namun, rencana itu bertentangan dengan anggaran Jakarta yang sanbat kecil yaitu hanya Rp 66 juta. Jumlah ini hanya bisa mencukupi untuk membayar gaji pekerja saja. Oleh karena itu, demi pengembangan, Ali mengenal pasti sumber Slot Gacor Hari Ini cukai baru dan menjadikan pengurusan cukai yang ada lebih berkesan mewah.

Ali melihat perjudian berkembang di Jakarta, dengan perlindungan sejumlah pegawai dan anggota tentera. Karenanya, dia mengambil langkah kontroversial: menciptakan sumber pendapatan baru untuk pemerintah kota dengan menghalalkan dan mengenakan cukai perjudian di jakarta. Berdasarkan Undang-undang No. 11 tahun 1957 tentang Peraturan Pajak Daerah, Ali menghalakan praktik perjudian di Jakarta. Hasilnya: Anggaran Jakarta telah meningkat secara meroket. Cukai perjudian ini termasuk dalam pendapatan khas dan digunakan untuk melaksanakan pemulihan dan pembangunan wilayah jakarta waktu itu. Pengesahan perjudian slot resmi bukan tanpa halangan, banyak ahli politik Islam dan anggota tentara yang menentangnya untuk melegalkan perjudian di jakarta ini.

Sebagai tambahan kepada cukai perjudian, pemerintah Hindia Belanda juga mengenakan cukai penggunaan alkohol kepada warganegara China. Sehingga kini, kita dapat melihat bagaimana Daerah Taman Sari yang terkenal, terutamanya Jalan Mangga Besar, adalah pusat hiburan malam. Saya masih ingat, pada tahun 2005, semasa saya di tadika, terdapat banyak perjudian elit. Kempen anti perjudian sedang dipergiat oleh Ketua Polis yang baru, Jeneral Sutanto. Berita di televisyen tiub di rumah saya ketika itu tidak jauh dari serbuan di rumah judi, penyitaan peralatan perjudian, dan penangkapan perjudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Post